Peneliti FIS UNM Melakukan Riset di Pesantren Darul Huffadh Kajuara

Santri melapor kepada pengasuh Pondok Pesantren Darul Huffadh. Dok: Pribadi
Santri melapor kepada pengasuh Pondok Pesantren Darul Huffadh. Dok: Pribadi

KAJUARA, PADEWAKANG.COM —Tim peneliti PNBP FIS UNM mengadakan rizet mengenai Inkulturasi nilai keluarga santri di Pesantren Darul Huffadh, Tuju-tuju Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. (Mei-Juni 2019)Kegiatan yang dilakukan di pesantren merupakan salah satu Tridarma Perguruan Tinggi yaitu penelitian. Maka setiap dosen diajurkan untuk melakukan penelitian berdasarkan keahlian yang dimiliki. Peneliti Dr. Amiruddin, M. Pd dan Rifal M, Hum melakukan wawancara kepada beberapa informan, baik santri yang dipilih dari daerah yang jauh, orang tua santri yang telah lama menitipkan keluarganya kepada pesantren, pengasuh yang sudah lama tinggal di pesantren, direktur pondok pesantren, maupun alumni yang telah merasakan pahit manisnya selama mondok di Pesantren Darul Huffadh.

Inkulturasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah proses inisiasi seorang santri ke dalam budaya pesantren. Secara umum santri merasakan betul-betul perjuangan selama di pesantren yang berasal dari daerah cukup jauh terutama pada tingkat awal. Tetapi dalam perjalanannya setelah mereka memasuki tingkat yang lebih tinggi, sudah sangat menikmati menjadi santri, bahkan terdapat dari mereka memilih mengabdikan diri selamanya di pesantren.

“Santri datang dengan membawa rezekinya, kami membangun tatanan pesantren agar biasa diakomodir dari berbagai suku bangsa di nusantara tanpa kami beda-bedakan, makan sama-sama, tidur sama-sama, sehingga terbangun nilai budaya kebersamaan, tentunya kami selalu dukung dari bakat dan minat santri”, ungkap Ustadz Taufik.

Avatar
About Rifal Najering 25 Articles
Penyuka Sejarah, Penikmat Laut dan Kadang-kadang Menjadi Pelatih Sport Jantung.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*